Persib Kesulitan di Ternate, Faktor Kelelahan Jadi Penentu
Upaya Persib Bandung mempertahankan gelar juara terganggu setelah kalah 0–2 dari Malut United FC pada Minggu (14 Desember 2025) di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Tuan rumah mencetak dua gol sebelum turun minum melalui Igor Inocencio menit ke-40 dan mantan penyerang Persib, Ciro Alves, pada injury time babak pertama.
Laga ini berlangsung hanya tiga hari setelah pertandingan intens Persib di AFC Champions League Two (ACL 2), yang jelas mempengaruhi tingkat pemulihan pemain.
Thom Haye: “Kami sudah berusaha maksimal, tapi ini sangat berat.”
Gelandang andalan Persib, Thom Haye, mengakui bahwa pertandingan ini menjadi salah satu yang paling menantang sepanjang musim. Ia menyoroti minimnya waktu istirhat yang sangat memengaruhi kualitas permainan tim.
“Seperti yang pelatih katakan, kami sudah memberikan yang terbaik, tetapi ini sangat berat. Kami bahkan tidak memiliki dua malam tidur yang layak di sini,” ujar Haye usai pertandingan.
Pemain yang dijuluki El Professor karena kecerdasan bermainnya itu menilai Persib seharusnya bisa tampil lebih baik jika memiliki waktu pemulihan dan persiapan yang memadai. Meski begitu, ia enggan menjadikan keadaan sebagai alasan.
“Saya tetap merasa kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik, tetapi sebagai pemain profesional, sulit melakukan itu ketika waktu persiapan sangat singkat,” lanjutnya.
Menutup pernyataannya, Haye menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh yang selalu hadir memberikan dukungan.
“Untuk Bobotoh, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih atas dukungan yang selalu diberikan. Beberapa hari lalu di kandang sendiri saat kami lolos ke babak selanjutnya ACL 2, dukungan kalian sangat berarti.”
Igor Tolic Jelaskan Penyebab Kekalahan Persib dari Malut United
Tanpa kehadiran pelatih kepala Bojan Hodak yang absen karena akumulasi kartu, asisten pelatih Igor Tolic memimpin tim dari pinggir lapangan. Ia mengakui bahwa Malut United tampil lebih siap dan layak meraih kemenangan.
“Perjalanan, kelelahan, dan kurangnya waktu istirahat memengaruhi semuanya.”
“Pertama-tama, selamat untuk Malut United yang berhasil meraih tiga poin. Untuk permainan kami, semuanya sudah terlihat jelas. Kami baru bermain, kami melakukan perjalanan jauh, dan waktu kami beristirahat sangat terbatas. Itu sangat memengaruhi,” ujar Tolic.
Pelatih asal Kroasia itu menegaskan bahwa Persib sebenarnya tetap berusaha tampil maksimal, tetapi jadwal yang padat—termasuk laga ACL 2 pada pertengahan pekan—membuat pemain kehilangan tenaga.
“Kami sebenarnya tidak cukup siap untuk pertandingan ini. Saat masuk ke lapangan, kami tetap mencoba memberikan yang terbaik, tetapi hanya itu yang bisa kami lakukan hari ini,” ucapnya.
Fokus Berikutnya: Laga Kandang dengan Waktu Persiapan yang Cukup
Persib kini mengalihkan fokus ke laga pekan ke-15, menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Minggu (21 Desember) di Bandung. Kali ini Persib memiliki hampir satu pekan penuh untuk istirahat dan mempersiapkan diri.
“Rencana berikutnya adalah kembali ke Bandung dan mempersiapkan diri menghadapi Bhayangkara FC. Kami memiliki enam hari untuk mempersiapkan pertandingan tersebut, dan itu cukup ideal,” jelas Tolic.
Persita Tangerang Manfaatkan Jeda Kompetisi Jelang Hadapi Persik Kediri
Sementara Persib bergulat dengan jadwal padat, Persita Tangerang justru memanfaatkan jeda kompetisi yang panjang untuk memperkuat tim sebelum kembali bertanding.
Persita akan menjamu Persik Kediri pada Minggu, 21 Desember 2025, di Stadion Indomilk Arena pukul 15.30 WIB.
Carlos Peña: “Kami memanfaatkan jeda ini untuk terus berkembang.”
Pelatih Carlos Peña menegaskan bahwa jeda kompetisi ini sangat penting bagi Persita dalam memperbaiki performa dan menyiapkan strategi baru.
“Ini adalah jeda yang cukup panjang untuk semua tim, tetapi kami mencoba memanfaatkannya untuk terus berkembang sebagai satu kesatuan dalam mempersiapkan laga selanjutnya,” ujar Peña.
“Kami selalu menganalisis aspek-aspek apa yang masih bisa ditingkatkan dari pertandingan terakhir, dan tim fokus untuk memperbaiki hal tersebut. Saya rasa kami sudah memanfaatkan jeda ini dengan cukup baik.”
Dua Laga Uji Coba untuk Menguji Taktik dan Kedalaman Skuad
Persita menjalani dua partai uji coba dalam dua pekan terakhir: melawan Persipura Jayapura dan Dewa United Banten FC. Dua pertandingan tersebut dimanfaatkan untuk mencoba berbagai opsi taktik dan memberikan menit bermain untuk seluruh pemain.
“Kami memainkan dua laga uji coba—melawan Persipura dan Dewa United. Dua pertandingan yang tidak mudah, tetapi kami memberikan waktu bermain untuk semua pemain,” lanjut Peña.
“Kami juga menguji beberapa taktik berbeda yang kemungkinan besar bisa kami gunakan saat menghadapi Persik Kediri.”
Pelatih asal Spanyol itu menutup sesi dengan menegaskan komitmen kuat tim saat menyongsong pertandingan kandang berikutnya.
“Tim sudah menunjukkan komitmen tinggi, dan kami akan sangat fokus menatap laga kandang selanjutnya,” pungkasnya.