PSM Makassar dan PSIM Yogyakarta menghadapi tantangan berbeda menjelang laga tunda Super League 2025/26. Dari kebutuhan PSM membenahi efektivitas penyelesaian akhir hingga kontribusi krusial pemain cadangan PSIM, pekan ini menjadi momen refleksi penting bagi kedua tim papan atas.
Tomas Trucha Soroti Finishing PSM Jelang Tandang ke Bandung
PSM Makassar bersiap menjalani laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/26 melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Persiapan tersebut dilakukan dengan intensitas tinggi setelah kekalahan tipis 0-1 dari Malut United FC, hasil yang dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan.
Dalam laga tersebut, Pasukan Ramang menciptakan sejumlah peluang bersih. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang di sepertiga akhir lapangan menjadi faktor utama yang membuat PSM pulang tanpa poin. Tomas Trucha menilai bahwa masalah utama timnya bukan pada proses membangun serangan, melainkan pada ketajaman saat peluang tercipta.
Transisi Filosofi Bermain dan Risiko yang Muncul
Sejak kedatangannya, Tomas Trucha secara bertahap mengubah karakter permainan PSM Makassar. Jika dalam beberapa musim terakhir PSM dikenal solid dengan blok rendah dan mengandalkan serangan balik, kini pendekatan tersebut bergeser ke permainan berbasis penguasaan bola.
PSM lebih sering membangun serangan melalui sirkulasi umpan, mencoba membuka ruang dengan pergerakan tanpa bola, serta meningkatkan jumlah peluang yang diciptakan. Namun, transformasi ini juga membawa konsekuensi. Konsentrasi di awal laga dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi aspek yang masih perlu disempurnakan.
Gol cepat Malut United yang tercipta pada menit kedua menjadi contoh konkret bagaimana satu kesalahan kecil dapat berdampak besar. Tomas menegaskan bahwa timnya harus lebih disiplin sejak menit awal dan tidak memberikan keuntungan psikologis kepada lawan.
Intensitas Latihan Tanpa Jeda
Menjelang laga tandang ke Bandung, Tomas memilih untuk tidak memberikan waktu libur kepada para pemain. Selama hampir satu pekan penuh, sesi latihan difokuskan pada penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan di area kotak penalti. Tujuannya jelas: memastikan dominasi permainan dapat diterjemahkan menjadi gol dan poin.
PSIM Yogyakarta dan Peran Vital Pemain Cadangan
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta menunjukkan dinamika berbeda saat ditahan imbang Persijap Jepara 1-1 pada pekan ke-15. Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini tanpa kehadiran penonton, laga berlangsung dalam tempo yang relatif ketat dan minim ruang.
PSIM sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-90+5 melalui gol Riyatno Abiyoso. Gol tersebut lahir dari tekanan berkelanjutan yang dibangun PSIM di menit-menit akhir pertandingan.
Van Gastel Apresiasi Dampak Pergantian Pemain
Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, mengakui bahwa performa tim secara keseluruhan belum berada di level terbaik. Meski demikian, ia menyoroti kontribusi pemain cadangan yang dinilai mampu mengubah ritme dan arah permainan.
Masuknya pemain dari bangku cadangan memberikan energi baru, mempercepat tempo serangan, dan meningkatkan agresivitas PSIM dalam mencari gol penyeimbang. Van Gastel menilai hal tersebut sebagai sinyal positif terkait kedalaman skuad yang dimiliki Laskar Mataram.
Tambahan satu poin menjaga PSIM tetap berada di papan atas klasemen sementara, sekaligus memberi modal kepercayaan diri menjelang laga tunda pekan ke-8 melawan PSBS Biak di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Faktor Atmosfer dan Tantangan Mental
Van Gastel juga menyinggung faktor non-teknis yang memengaruhi jalannya pertandingan, yakni atmosfer stadion tanpa penonton. Menurutnya, absennya dukungan langsung dari tribun berdampak pada intensitas emosional dan motivasi pemain, sesuatu yang perlu diantisipasi pada laga-laga serupa ke depan.
Refleksi Dua Tim Menjelang Laga Tunda
PSM Makassar dan PSIM Yogyakarta kini berada pada fase evaluasi yang berbeda. PSM berupaya menyempurnakan transformasi gaya bermain agar dominasi tidak berujung sia-sia, sementara PSIM mulai memetik manfaat dari kedalaman skuad dan fleksibilitas taktik.
Bagaimana kedua tim memanfaatkan momen ini akan sangat menentukan posisi mereka dalam persaingan Super League 2025/26 yang semakin ketat.
Untuk update terbaru, analisis pertandingan, dan perkembangan tim Super League, pembaca dapat mengunjungi halaman berita kami.
Sementara itu, rekap skor, klasemen, dan hasil pertandingan terkini tersedia lengkap di halaman hasil pertandingan.