Nasib Persib Bandung di ACL 2 Ditentukan Melawan Bangkok United
Nasib Persib Bandung di kompetisi Asia akan ditentukan pada laga terakhir Grup G AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26. Tim BRI Super League 2025/26 tersebut menjamu Bangkok United (Thailand) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (10/12), dan minimal membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan nasib mereka sendiri.
Jika gagal meraih poin, peluang lolos Persib bisa bergantung pada hasil laga lainnya, di mana Lion City Sailors dari Singapura siap mengambil keuntungan bila Maung Bandung terpeleset.
Mengusung tren positif dari kompetisi domestik
Pelatih Bojan Hodak menatap pertandingan ini dengan optimisme. Persib Bandung tengah berada dalam performa yang sangat baik di BRI Super League 2025/26 setelah kemenangan meyakinkan 3–1 atas pemuncak klasemen Borneo FC Samarinda pekan lalu. Kemenangan tersebut memperpanjang tren positif Persib dan meningkatkan kepercayaan diri skuad pada momen krusial.
“Kami bermain melawan Borneo FC empat hari lalu dan tampil sangat baik. Setiap kemenangan memberi dampak positif dan dari sembilan pertandingan terakhir kami menang delapan kali. Itu membuat pemain merasa sangat percaya diri,” kata Hodak.
Pelatih asal Kroasia itu memahami bahwa momentum tersebut harus dibawa ke level Asia. Bagi para pendukung yang selalu memantau jadwal Persib Bandung di Liga 1 maupun BRI Super League, laga ACL 2 ini menjadi puncak musim sejauh ini.
Bangkok United: tantangan berat dari Thailand
Bangkok United bukan lawan sembarangan. Tim asuhan Totchawan Sripan itu saat ini berada di posisi empat besar Liga Thailand. Persib Bandung pun berada di posisi ketiga klasemen sementara BRI Super League 2025/26, menandakan duel ini mempertemukan dua tim dengan kekuatan yang sangat seimbang.
Pertemuan pertama di Thailand berakhir dengan kemenangan 2–0 untuk Persib lewat gol Andrew Jung (Prancis) dan Uilliam Barros (Brasil). Hasil tersebut membuat laga di Bandung diperkirakan berjalan panas karena Bangkok United diprediksi akan menuntut balas.
“Ini akan menjadi pertandingan sulit karena mempertemukan dua tim terbaik di grup. Laga pertama di Thailand juga berlangsung sulit,” ujar Hodak. “Namun sekarang kami bermain di depan suporter penuh, saya berharap kami bisa mendapatkan hasil positif.”
Laga yang penting bagi Persib — dan bagi Indonesia
Pertandingan terakhir Grup G ini bukan hanya krusial bagi Persib, tetapi juga penting bagi sepak bola Indonesia. Lolosnya Persib Bandung ke babak 16 besar ACL 2 akan menjadi dorongan besar bagi reputasi BRI Super League dan era Indonesia Super League di pentas Asia.
Kapten Marc Klok sangat memahami arti pertandingan ini. Sang gelandang ingin membawa Maung Bandung melangkah ke babak gugur dan “menuliskan sejarah”.
“Saya rasa ini akan menjadi laga yang indah. Sangat penting bagi Indonesia dan Persib. Kami harus tahu posisi kami, kami tahu apa yang ingin dicapai. Waktunya mencatat sejarah untuk klub ini, kota ini, dan negara ini,” ucap Klok.
Persib tidak boleh kalah. Kekalahan bisa membuat mereka disalip Lion City Sailors FC yang juga memainkan laga terakhir di Malaysia. Klok menegaskan bahwa ia tidak ingin nasib Persib ditentukan oleh hasil tim lain.
“Saya berharap kami bisa menang dan menentukan nasib kami sendiri di Asia. Kami sangat antusias menyambut pertandingan ini,” tambahnya.
Kabar cedera membaik untuk Persib
Ada kabar baik dari skuad Persib. Beberapa pemain yang sebelumnya cedera berpeluang kembali, seperti kiper Teja Paku Alam dan striker Prancis Andrew Jung. Namun pelatih Bojan Hodak belum memastikan keduanya menjadi starter karena mereka absen pada laga sebelumnya.
Dengan jadwal Persib Bandung di Liga 1 dan BRI Super League yang padat, manajemen kebugaran pemain menjadi faktor penting sebelum pertandingan besar ini.
PSIM Yogyakarta Dapat Angin Segar: Donny Warmerdam Kembali Berlatih
Sementara Persib bersiap untuk laga penentu, kabar positif datang dari Yogyakarta. Gelandang asing PSIM Yogyakarta asal Belanda, Donny Warmerdam, akhirnya kembali menginjakkan kaki di lapangan pada sesi latihan Senin (8/12) di Stadion Mandala Krida.
Warmerdam belum sekalipun tampil memperkuat PSIM di BRI Super League 2025/26. Ia mengalami cedera fracture weber pada pergelangan kaki saat pramusim, yang membuatnya menepi berbulan-bulan dan menunda debutnya di kasta tertinggi Indonesia.
Proses pemulihan yang panjang itu menguji kesabarannya, namun raut wajah Donny saat kembali berlatih menggambarkan semangat besar.
“Kondisi saya sangat baik. Senang bisa kembali ke lapangan. Saya benar-benar merindukan aroma rumput,” ujar Donny.
Pemulihan bertahap di bawah pengawasan medis
Meski sudah kembali berlatih, tim medis PSIM menerapkan pendekatan bertahap. Dokter tim, Hansel, menjelaskan bahwa Donny masih menjalani latihan individu di pinggir lapangan sebelum terlibat penuh bersama rekan-rekannya.
“Kami harus cek dulu apakah fungsi kakinya sudah kembali sepenuhnya,” jelas Hansel.
Menurutnya, kondisi Donny meningkat pesat setelah perawatan intensif, pemeriksaan rumah sakit, dan sesi fisioterapi berkelanjutan.
“Kondisinya jauh lebih baik dibanding awal cedera,” katanya.
Untuk sementara, latihan Donny berfokus pada penguatan otot dasar menggunakan berat badan, tanpa bola. Ia baru bisa bergabung latihan penuh setelah evaluasi menyeluruh dinyatakan aman.
Tim pelatih dan medis PSIM tidak ingin mengambil risiko cedera kambuh karena beban latihan yang terlalu cepat.
Persis Solo Segera Menetapkan Pelatih Kepala Baru
Di Solo, keputusan penting lainnya tengah diambil. Manajemen Persis Solo bergerak cepat merespons penurunan performa tim di BRI Super League 2025/26 dengan mempercepat proses penunjukan pelatih kepala baru.
Saat ini, Persis dipimpin oleh caretaker Tithan Suryata setelah kepergian pelatih asal Belanda, Peter de Roo. De Roo sudah tidak terlihat mendampingi tim sejak pekan ke-12 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Sabtu (8/11).
Pelatih kepala baru akan langsung bertugas mempersiapkan tim menghadapi laga pekan ke-15 kontra Dewa United FC di Banten International Stadium pada Sabtu (20/12). Dengan jadwal Persis Solo yang semakin berat, waktu sangat terbatas.
Proses rekrutmen masuk tahap akhir
Direktur Utama Persis, Ginda Ferachtriawan, mengonfirmasi bahwa manajemen telah melakukan pendekatan sejak sebelum jeda internasional.
“Saat ini kami memasuki tahap finalisasi untuk pelatih kepala baru. Manajemen sudah melakukan wawancara untuk mengetahui rencana jangka pendek dan pendekatan yang akan ia terapkan saat tiba di Solo,” kata Ginda.
Manajemen juga mulai mempertimbangkan penambahan pemain untuk memperkuat kedalaman skuad menjelang bursa transfer.
“Kami sudah berdiskusi mengenai opsi mendatangkan pemain baru untuk memperdalam skuad,” tambahnya.
Juru kunci dan butuh perubahan cepat
Persis Solo kini berada di posisi ke-18 alias juru kunci klasemen dengan tujuh poin dari 13 laga (satu menang, empat imbang, delapan kalah). Situasi ini sangat mengkhawatirkan bagi klub sebesar Persis, dan pelatih baru akan menghadapi tekanan besar sejak hari pertama.
Ginda menegaskan bahwa mereka ingin segera merampungkan penunjukan pelatih demi persiapan maksimal jelang menghadapi Dewa United FC.
Ia juga mengajak seluruh pendukung Persis untuk tetap memberikan dukungan.
“Kami memohon dukungan dari semua pihak agar bisa membawa perubahan positif bagi tim,” tutup Ginda.
Dari laga penentu Persib Bandung di ACL 2 hingga kembalinya Donny Warmerdam dan persiapan Persis Solo menunjuk pelatih baru, pekan ini menunjukkan betapa dinamisnya sepak bola Indonesia. Para penggemar yang mengikuti setiap jadwal Persib, PSIM, dan Persis pasti menyadari bahwa pertandingan-pertandingan ke depan dapat menentukan perjalanan musim masing-masing klub serta membawa dampak bagi reputasi Indonesia di kancah Asia.